LOMBA DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN TINGKAT PROGARAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH FKIP UNDANA

Program studi pendidikan sejarah merupakan salah satu program studi di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan yang memiliki visi yakni mempersiapkan para tenaga pendidik profesional yang kompeten di bidang keilmuannya masing-masing. Sebagai Program Studi yang mempersiapkan calon tenaga pendidik masa depan, maka program studi tidak hanya melaksanakan perkuliahan di kelas atau transfer knowledge semata, melainkan mahasiswa diarahkan, dituntun, dibimbing dan difasilitasi guna mengembangkan pengetahuan maupun keterammpilannya yang kelak menjadi bekal ketika menjadi guru profesional.

Proses pembelajaran akan lebih efektif apabila guru mampu memanfaatkan media dalam pembelajaran. Pemanfaatan media yang tepat dalam pembelajaran sejarah sangat mendorong tercapainya tujuan pembelajaran. Agar suapaya para calon pendidik ini kelak dapat memanfaatkan media dalam pembelajaran, maka kemampuan mendesain media pembelajaran dipandang perlu dimiliki oleh calon-calon guru profesional yang sedang dipersiapkan.

Pelaksanaan lomba desain media pembelajaran ini dilaksanakan tingkat program studi yang artinya peserta lomba adalah mahasiswa prodi pendidikan sejarah, FKIP Undana terkhusus semester 4 dan semester 6. Adapun alasan pengkategorian peserta lomba ini dikarenakan mahasiswa semester 4 dan 6 telah memprogram mata kuliah berkaitan dengan kompetensi keguruan. Peserta lomba dalam bentuk tim yang beranggotakan 3 orang, dan jumlah tim yang mengikuti lomba desain media pembelajaran sebanyak 5 tim.

Tanggal 31 April 2022 dilaksanakan perlombaan desain media pembelajaran sejarah yang dilaksanakan di ruang kuliah sejarah. kegiatan lomba dimulai pukul 09.00 WITA dibuka oleh Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah Undana yakni ibu Fransina A. Ndoen, S.Pd.,M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sebagai calon guru di era digital, penguasaan teknologi penting dimiliki oleh guru. Dalam pembelajaran sejarah, teknologi dapat dimanfaatkan agar pembelajaran sejarah tidak lagi dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan dan guru dianggap minim kreatifitas. Salah satu kreatifitas guru sejarah yakni mendesain media pembelajaran sejarah sebagai bentuk rekonstruksi peristiwa masa lampau agar peserta didik lebih mudah memahami peristiwa masa lampau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *